Tindakan Endoskopi PELD Dokter Mahdian sebanyak 170 Kali di Tahun 2018

dokter mahdian lakukan endoskopi PELD

Menurut Dokter Mahdian, herniasi ataupun penonjolan bantalan sendi tulang belakang adalah penyebab utama terbentuknya nyeri pinggang dan sciatica. Penindakan permasalahan pecahnya bantalan sendi tulang belakang paling utama pada tulang lumbal telah mengalami evolusi. Dari yang semula memakai metode laminektomi (bedah terbuka) berbeda menjadi metode endoskopi perkutan dalam hal ini Endoskopi PELD. Endoskopi perkutan adalah metode minimally invasive spine surgery untuk menanggulangi prolapse bantalan sendi tulang belakang. ataupun yang masayarakat Indonesia kenal sebagai saraf terjepit. tindakan Endoskopi PELD memiliki beberapa keuntungan seperti resiko komplikasi (perdarahan, kelumpuhan, kehancuran saraf dan jaringan) yang lebih minimun. Luka sayatan hanya 6 milimeter, pemulihan kilat, anastesi local dan tanpa membutuhkan rawat inap. Pada bertepatan pada 23 Oktober 2018, dokter Mahdian Nur Nasution, SpBS yang adalah dokter spesialis bedah saraf Klinik nyeri dan Tulang Belakang Jakarta. Serta Arfa Pain and Spine Center rumah sakit Meilia Cibubur, telah melaksanakan sebanyak 170 tindakan Endoskopi PELD. Dokter Mahdian 170 tindakan Endoskopi PELDDalam bermacam literature kedokteran dikatakan tindakan Endoskopi PELD teruji Aman, dan efektif menanggulangi saraf terjepit yang diakibatkan pecahnya bantalan sendi tulang belakang. tindakan ini sama efektifnya dengan tindakan open lumbar microdisectomy (MED). Namun dengan resiko komplikasi yang lebih minimun. Dokter Mahdian melaksanakan tindakan endoskopi PELD bersama Timnya dalam waktu sekitar 30-60 menit. Endoskopi PELD adalah tindakan kedokteran yang mampu dilakukan untuk menanggulangi saraf terjepit paling utama pada orang yang cemas denga tindakan operasi terbuka. Pengalaman, jam terbang yang dimiliki dokter pastinya menjadi salah satu atensi para penderita. Ini juga yang membuat percaya para penderita melaksanakan tindakan endoskopi PELD untuk saraf terjepit, jelas dokter Mahdian. terlebih lagi riset yang dilakukan oleh Gibson dan kawan-kawan pada tahun 2012, yang adalah dokter bedah ortopaedi The Royal Infirmary di Inggris melaksanakan kajian terhadap beberapa riset sebelumnya mengatakan tindakan endoskopi PELD teruji lebih unggul dibanding tindakan MED. Tinggal menunggu waktu, tindakan endoskopi PELD tidak menutup mungkin saja akan dijadikan gold standart pengobatan pada permasalahan saraf terjepit yang diakibatkan penojolan ataupun pecahnya bantalan sendi tulang belakang, jelas dokter mahdian.